Laman

Pengikut

Kamis, 29 Agustus 2013

♥ Menilai Diri..

 Menilai Diri..

* Seorang anak kecil mendatangi bilik telepon yang berada pas di depan kasir sebuah toko dan memutar sebuah nomor...

Pemilik toko itu mengamati dan mendengarkan percakapan:

Anak Laki: “Bu, Dapatkah Ibu memberi saya pekerjaan memotong rumput dirumah Ibu?
Wanita: (di ujung lain dari saluran telepon) "Saya sudah punya seseorang untuk pekerjaan itu."

Anak Laki : "Bu, saya akan memotong rumput untuk setengah harga dari orang yang ibu pekerjakan memotong rumput halaman rumah Ibu."

Wanita: Saya sangat puas dengan orang yang saya pekerjakan sekarang ini.

Anak Laki: (dengan lebih tekun) "Bu, saya bahkan akan menyapu lantai dan tangga rumah Ibu secara gratis.”

Wanita: Tidak Nak..!, Terima Kasih.

Dengan tersenyum di wajahnya, anak kecil itu kemudian meletakkan gagang telepon.

Pemilik Toko, yang mendengarkan semua ini, menghampiri anak itu.

Pemilik Toko: "Nak..! Saya suka sikap kamu, semangat positif dan saya ingin menawarkan kepadamu sebuah pekerjaan."

Anak Laki : "Tidak..!, terima kasih,

Pemilik Toko: “Lho..? Mengapa? Tapi, tadi kamu benar-benar berharap mendapatkan pekerjaan..."

Anak Laki : “Tidak Pak, saya hanya memeriksa kinerja diri saya di tempat saya bekerja sekarang.
Saya-lah yang bekerja pada wanita yang tadi berbicara dengan saya di telpon! "*

** Penilaian diri "**
Berikan yang terbaik dan dunia datang kepada kita..!!

[QS 9: 105] Dan Katakanlah: "Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan.


_/|\_ ♡ Semangat..! Bekerja untuk Bersyukur..

Kamis, 20 Juni 2013

♥ Baiklah dengan benar dan Benarlah dengan baik..


♡ Baiklah dengan Benar dan Benarlah dengan baik..

Hidup adalah proses berisi perjalanan panjang penuh liku dan cerita menuju satu titik.
Diri saat ini adalah hasil proses masa lalu..
Terang, gelap, ataupun abu-abu..
Itulah proses..
Karena buruk baik adalah yang melengkapi diri saat ini.

Jika diri bicara tentang Tuhan, bukan berarti suci atau sok’ suci..
Hanyalah satu keharusan berbagi tentang satu hikmah..
Mengabarkan kabar gembira tentang-Nya..

Dan berbuat kebaikan dengan benar,
Mengatakan kebenaran dengan baik,
Sebagai bentuk pengabdian kepada-Nya

Setiap manusia atau idividu memiliki proses sendiri-sendiri dalam perjalanan hidupnya..
Dan tidak ada yang sempurna dalam proses tersebut..

Lalu mengapa masih saja banyak individu yang selalu sibuk mengurusi proses hidup orang lain ??
Menghakimi orang lain ??
Sementara tidak ada di dunia ini yang sempurna..
Benar merasa paling benar..
Sementara dia menuju benar karena proses salah yang mungkin pernah di alaminya..

Beda agama saling tuding merasa paling benar..
Pernahkah diri pahami bahwa Tuhan melarang keras kita berjalan dengan kesombongan di atas muka bumi ini..?
Semua kitab mengajarkan itu..

Berbuat kebaikan harus benar, dan
Berkata kebenaran harus baik..
Jika di lakukan kemudian menyakiti bukanlah sebuah kebaikan, walaupun sebuah kebenaran

Cukup sibukkan diri ini menghisab seluruh perjalanan hidup dengan kitab dan buku aturan yang di yakini, tak perlu repot mengurusi perjalanan orang lain karena kebaikan harus benar dan kebenaran harus baik..

Jika setiap diri melakukan itu, damai di bumi, damai di langit dan
alam semesta tersenyum bahagia..

Selamat menghisab diri dan selalu menjadi diri yang lebih baik hari ini dan esok..

_/\_ ♡ Maaf Lahir dan Bathin

Rabu, 05 Juni 2013

♥ Jangan Lelah Bertaubat


♡ Jangan Lelah Bertaubat

“Jangan lelah bertaubat, meski diri belum lepas dari keburukan.
Sebab putusnya harapanmu akan ampunan Tuhan, adalah dosa yang lebih besar daripada kesalahanmu.”

Adalah fitrah insan tak pernah lepas dari kesalahan.
Ada nan disengaja, ada nan tidak. Maka dihadirkanNya petunjuk, dan teladan yang sempurna, untuk meluruskan kembali perjalanan yang bengkok.
Tak dibutuhkan petunjuk, jika insan diciptakan lurus sempurna.
Kesempurnaan manusia, bukanlah sebab ia tak pernah salah, melainkan sebab akal dan hati yang diberikan kepadanya, hingga ia mampu memilih satu dari dua jalan.

Jika akibat kesalahan yang tak disengaja pun diri ini mesti bertaubat, apa lah lagi pada ia nan disengaja?
Jika pada kesengajaan diri ini mesti bersungguh-sungguh dalam penyesalan, apa lah lagi pada ia nan tak disengaja?

Kasih dan karuniaNya, wahai diri, tak pernah berkurang.
Kasih dan rahmatNya, selalu mendahului murkaNya.
SiksaNya memang pedih, takkan sanggup ditanggung walau siapa.
Namun ampunanNya, wahai diri, melampaui segala sesuatu.
Berkali-kalinya kau terjerumus dalam kubangan dosa, sungguh jangan pernah menghentikanmu dari kesungguhan taubat.
Sebab meski ia murka pada keburukan yang kau kerjakan, ampunanNya tak pernah surut, begitu pun nikmatNya.
Bukankah kau tetap bernafas meski memiliki daftar maksiat sedemikian panjang? Nafasmu itu, kan jadi saksi atas kesalahanmu.
Namun nafasmu berikutnya, bisa jadi saksi pula atas kesungguhanmu untuk kembali.
Dia janjikan ampunan, wahai diri, tanpa batas, selama kau singkirkan putus asa dariNya.

Rasa putus asa, adalah keraguan pada namaNya yang agung, Maha Pengampun.
Dan keraguan itu, adalah keburukan yang bisa jadi lebih besar daripada kesalahanmu.
Jangan lelah bertaubat.
Sebab Dia tak lelah mengampuni, meski kau terkadang lelah memohon ampun.

_/\_ ♡ Maaf lahir dan bathin
suwun pak teddi..

Kamis, 23 Mei 2013

♥ Memberi adalah Puncak Keinginan Para Pecinta


 Memberi adalah Puncak Keinginan Para Pecinta

“Pada dia yang kucinta, kadang ku tergoda mengiba imbalan.
Beruntung segera kuinsyafi bahwa cinta adalah pemberian.”

Sesejatinya cinta adalah pemberian.
Tengoklah ketulusan pemberian seorang ibu pada anaknya.
Ia lah wujud keluhuran cinta kala kita ingin melihatnya.
Maka mudah lah bagi kita jika ingin mengukur apakah cinta ini telah murni.
Yakni mencermati seberapa jauh diri ini dari sosok pemberi tanpa mengharap kembali.
Adalah tabiat dasar insan tuk mengharap imbalan atas apa yang telah dilakukan.
Ia wajar.

Namun belumlah layak disebut cinta jika apa-apa nan dilakukan masih terkait pada apa-apa nan didapatkan.
Sebab sepenuh-penuh cinta adalah pemberian, pengabdian.
Lalu dari mana datangnya kebahagiaan?
Ya, tak lain dari kegiatan memberi itu sendiri.
Memberi, adalah puncak keinginan para pecinta.

_/\_ 
♡ (_¸.•’´ *♫♪(✿◠‿◠)♫♪* `’•.¸_)
matursuwun pak Teddi.P

Rabu, 08 Mei 2013

♥ Perbedaan ‘Orang Benar’ dan ‘Orang yang Merasa Benar’



Orang benar, tidak akan berpikiran bahwa ia yang paling benar..
Sebaliknya, orang yang merasa benar, di dalam pikirannya hanya dirinya yang paling benar.

Orang benar, akan menyadari kesalahannya..
Sedangkan orang yang merasa benar, tidak akan perlu mengaku salah.

Orang benar setiap saat akan berintrospeksi diri dan merendahkan hati..
Tetapi orang yang merasa benar, merasa tidak perlu introspeksi diri, karena sudah merasa benar, maka selalu tinggi hati.

Orang benar memilki kelembutan hati, maka ia akan dapat menerima masukan dan kritikan dari siapa saja, bahkan dari seorang anak kecil sekalipun..
Sementara orang yang merasa benar , hatinya lebih keras dari batu, karena itu tak ada masukkan dan kritikan yang akan berkenan di hatinya.

Orang benar akan selalu menjaga perilakunya dengan benar. Berkata-kata penuh kehati-hatian dan selalu berpikir benar..
Orang merasa benar, bisa berpikir, berkata dan berbuat  sekehendak hatinya tanpa mempedulikan orang lain.

Pada akhirnya orang benar akan di hormati, di cintai dan di segani oleh hampir semua orang..
Namun orang yang hidupnya merasa selalu benar hanya akan disanjung oleh orang-orang yang berpikiran sempit yang sepemikiran dengannya dan orang-orang yang ingin memanfaatkan dirinya.

Termasuk tipe yang manakah diri kita?
Apakah kita ini orang benar, atau hanya merasa benar?
Mari sama-sama bercermin dan berusaha berjalan ke arah yang benar..

Tidak perlu mengarahkan telunjuk kepada orang lain,
Tidak perlu malu mengakuinya..
Biarkan nurani yang menginstrospeksinya..
 _/\_  Maaf lahir bathin..

Kamis, 02 Mei 2013

♥ Menginsafi Makna Kemuliaan


♥ Menginsafi Makna Kemuliaan


☆ Renungan di Hari Pendidikan Nasional..

Sedih ketika mendengar seorang guru mememotivasi,
“MESKIPUN orangtua kalian HANYA seorang petani, kalian harus tetap hormat.”

Sepertinya memotivasi, tetapi kalimat ini sesungguhnya menghancurkan kebanggaan rasa hormat dan kebanggaan anak pada orangtua.
Kalimat motivasi yang membanggakan manusia dari apa yang dicapai, bukan jerih-payah dan tanggung jawab, efektif untuk menghancurkan budaya karakter.

Miris ketika mendengar seorang guru berkata :
“Anak-anak, kalau kalian rajin belajar, kalian akan menjadi orang SUKSES. Bukan CUMA petani.”
“Kalau kalian pintar, kalian bisa menjadi pejabat tinggi. Bukan SEKEDAR pegawai rendahan.”

Seakan kemulian manusia terletak pada jabatan..
Disekolah semacam itu, pantaskah mereka bicara karakter? Sedangkan kegigihan, integritas, sikap mulia justru mereka hancurkan sejak dini..
Disekolah yang buruk seperti itu pantaskah kita berharap lahirnya orang-orang shalih yang mencintai atas dasar iman?
Sedangkan para gurunya justru menginspirasi anak didiknya untuk mencintai dunia yang tak peduli bagaimana mendapatkannya. Bukan iman…

Sedih mendengar motivasi,
“Bayangkan! Betapa bangga orangtua kalian jika kalian menjadi orang-orang sukses. Kalian menjadi direktur perusahaan atau gubernur.”
“Anak-anak, apakah kalian mau menjadi orang biasa? Apakah kalian mau hanya menjadi seorang tukang kebun?”

Maka bagaimana mungkin anak-anak itu bangga dan hormat kepada bapaknya yang “orang biasa” jika sekolah belajar merendahkannya?
Bagaimana mungkin anak-anak akan hormat pada guru, sedangkan para guru sendiri tak merasa bangga dengan prosfesinya?
Maka bagaimana mungkin anak-anak itu akan bersedia berpayah-payah jika semenjak awal mereka diajari untuk merendahkan kerja keras dan kesungguhan?
Maka bagaimana anak-anak akan belajar memuliakan sikap rendah hati jika mereka diajari untuk rendah diri?
Maka sudah seharusnya jika ana-anak itu malu hanya karena penampilan tak sama kerennya dibanding temannya. Malu hanya karena HP dianggap jadul.

Sudah seharusnya itu terjadi karena guru mengajarkannya. Mereka merasa memotivasi, tapi sebenarnya menghancurkan kepribadian. Mereka hancurkan mental anak karena para guru itu telah silau memandang dunia.
Disaat seperti itu, apakah yang dapat kita harapkan untuk ana-anak kita?
Apakah yang dapat kita nantikan dari sekolah yang rapuh kemuliaan?
Lalu dapatkah kita berharap lahirnya orang biasa yang berperan besar dalam sejarah seperti Abu Dzar Al-Ghifari, Bilal, Abu Hurairah dan lain2nya?
Rasanya jauh..jauh..Amat jauh. Meskipun harapan itu masih ada..

QS 21: 37
“Manusai diciptakan (bersifat) tergesa-gesa. Kelak Aku perlihatkan kepadamu tanda-tanda kekuasaanKu. Maka janganlah kamu meminta Aku menyegerakannya”

-Ustadz Moh. Fauzil Adhim @kupinang-

_/\_ ♡ Maaf lahir bathin..

Kamis, 25 April 2013

♥ Bahagia itu ada bila...

♥ Tak bosan saya memposting kata 'bahagia' 
karena kata 'bahagia' maknanya tergantung dari persepsi masing-masing diri sesuai dengan perjalanan hidupnya...
begitupun dengan 'syukur'..

Seringkali dengar atau membaca bahwa ; Kebahagiaan tidak datang dari berapa besar uang yang di miliki, melainkan berapa besar rasa syukur atas apa yang di miliki hari ini. Bersyukur tidak cukup dari keluarnya ucapan lisan di bibir, sempurnanya bersyukur ketika engkau selalu dapat berbagi kala lapang dan sempit kepada yang membutuhkan.
Kalimat inipun pernah saya posting...

Tapi dari itu semua..
Bahagia dan syukur sangat lekat menyatu..
❀ Bahagia itu ada bila dibagi, karena tiada guna bahagia bila hanya sendiri ❀

_/\_ ♡ salam bahagia

Rabu, 24 April 2013

♥ Maafkanlah...


♥ Maafkanlah ketidakcocokan orang lain karena kita orang yang ikhlas dan sabar...

Paduan yang serasi...
antara Memaafkan, Ikhlas dan Sabar...
Tuhan beri fasilitas berupa ketidaksesuaian, ketidak cocokan agar manusia dapat mengambil pelajaran, agar dapat kembali selaras dengan maksud Tuhan menciptakan...
_/\_ ♡
 

Kamis, 04 April 2013

♥ Seseorang Yang Dapat Merubah Dirimu


♥ Kebaikan apa saja yang di usahakan bagi tiap diri, sungguhnya Alah Maha Melihat..
Wahai diri, 


Sebenarnya dirimu sendirilah yang dapat memandang baik buruknya sebuah perbuatan, dan...
Engkau sungguh-sungguh akan diuji terhadap hartamu dan dirimu
Peliharalah dirimu dari hari yang pada waktu itu kamu semua dikembalikan kepada Allah..

Dan jika engkau ingin mencari seseorang yang dapat merubah hidupmu..
Bercerminlah, orang yang kau cari ada disana dan akan kembali melihat pada dirimu..


_/\_ ♡ ✿◕‿◕✿ ♡



Jumat, 08 Maret 2013

Perkenalkan Namaku : UANG !!...

♥ Perkenalkan Namaku : UANG !!...

Wajahku biasa saja, fisikku juga lemah, namun aku mampu merombak tatanan dunia.
Aku juga “bisa” merubah “Perilaku Manusia” bahkan merubah “Sifat Manusia”, karena manusia mengidolakan aku..
Banyak orang merubah kepribadiannya, mengkhianati temannya, menjual tubuh, bahkan meninggalkan keyakinan imannya demi aku..!

Aku tidak mengerti perbedaan orang saleh dan orang bejat, 
tapi manusia memakai aku menjadi patokan derajat, menentukan kaya atau miskin dan terhormat atau terhina..

Aku bukan iblis, tapi sering orang melakukan kekejian demi aku..
Aku juga bukan orang ketiga, tapi banyak suami isteri pisah gara-gara aku..
Anak dan orangtua berselisih gara-gara aku..

Sangat jelas juga, aku bukanlah Tuhan, tapi manusia menyembah aku seperti tuhan, bahkan kerapkali hamba-hamba tuhan lebih menghormati aku daripada Tuhan, padahal Tuhan sudah berpesan, “Janganlah jadi hamba uang”..

Seharusnya aku melayani manusia, tapi kenapa malah manusia mau menjadi budakku!?

Aku tidak pernah mengorbankan diriku untuk siapapun, tapi banyak orang rela mati demi aku..

Perlu aku ingatkan, aku hanya bisa menjadi alat bayar resep obat anda, tapi tak mampu memperpanjang hidup anda..

Kalau suatu hari anda dipanggil Tuhan, aku tak akan bisa menemani anda, apalagi menjadi penebus dosa-dosa anda…
Anda harus menghadap sendiri dengan Sang Pencipta lalu menerima penghakimanNya..

Saat itu, Tuhan pasti akan hitung-hitungan dengan anda.
APAKAH SELAMA HIDUP ANDA MENGGUNAKAN aku dengan baik? Atau sebaliknya MENJADIKAN aku sebagai TUHAN???

Ini informasi terakhirku : Aku TIDAK ADA DI SURGA..!!! Jadi jangan cari aku disana ya..

SIAPAKAH aku sebenarnya??

✿---------------------------✿

-Adipura-

_/\_ ♡ Maaf Lahir dan Bathin

Rabu, 06 Maret 2013

♥ Kebaikan dalam Kata, Pikir dan Pemberian


KEBAIKAN DALAM KATA-KATA MENCIPTAKAN KEYAKINAN…
[QS 42: 51] 51. Dan tidak mungkin bagi seorang manusiapun bahwa Allah berkata-kata dengan dia kecuali dengan perantaraan wahyu atau dibelakang tabir atau dengan mengutus seorang utusan (malaikat) lalu diwahyukan kepadanya dengan seizin-Nya apa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Dia Maha Tinggi lagi Maha Bijaksana

KEBAIKAN DALAM BERPIKIR MENCIPTAKAN KEPAHAMAN YANG DALAM….
[QS 2: 269] Allah menganugerahkan al hikmah (kefahaman yang dalam tentang Al Quran dan As Sunnah) kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang dianugerahi hikmah, ia benar-benar telah dianugerahi karunia yang banyak. Dan hanya orang-orang yang berakallah yang dapat mengambil pelajaran (dari firman Allah).

KEBAIKAN DALAM SETIAP PEMBERIAN MENCIPTAKAN KASIH SAYANG…
[QS 19: 96] Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, kelak Allah Yang Maha Pemurah akan menanamkan dalam (hati) mereka rasa kasih sayang

_/\_ ♡ #me.myself

Senin, 18 Februari 2013

Jika seekor kadal saja bisa, mengapa kita tidak?

♥ Inspiring story.. 

"Jika seekor kadal saja bisa, mengapa kita tidak?

Bermaksud untuk merenovasi rumah, seorang pria di negara Jepang menghancurkan dinding rumahnya. Kebanyakan rumah di Jepang biasanya memiliki ruang kosong diantara dinding kayu.

Ketika meruntuhkan salah satu sisi dinding, ia menemukan ada seekor kadal terjebak di sana dengan paku yang tertancap di salah satu kakinya. Dan kadal itu masih hidup..!
Dan begitu melihat ini pria Jepang pun merasa kasihan sekaligus merasa penasaran sambil memeriksa kaki sang kadal yang terjebak paku, ia berada di situ sejak rumah itu pertama kali dibangun..

Pria Jepang ini berpikir dan bertanya-tanya dalam hatinya, adalah mustahil, kadal ini bertahan begitu lama tanpa melangkah karena kakinya terjebak!
Mengapa dia bisa bertahan hidup selama itu dalam kondisi terperangkap dengan kaki tertancap paku, dalam partisi dinding gelap selama bertahun-tahun tanpa bergerak.

Pria Jepang ini memutuskan menghentikan pekerjaannya untuk mengamati sang kadal. Apa yang telah dilakukannya selama ini, apa dan bagaimana ia bertahan hidup tanpa makanan..
Tak lama kemudian, tidak tahu dari mana asalnya muncul seekor kadal lain, dengan makanan di mulutnya.

Ya Tuhan..! Pria Jepang ini terkejut dan tersentuh.
Untuk seekor kadal yang terjebak oleh sebuah paku, seekor kadal lainnya telah memberinya makan temannya selama bertahun-tahun ...
Bayangkan! ia telah melakukan hal itu bekerja keras untuk waktu yang lama, tanpa memberikan harapan pada mitranya.

Pikirkan apakah kita bisa melakukannya untuk Ibu kita yang membawa kita setelah berjuang disembilan bulan yang panjang? dan setelah itu sampai dengan kita seperti sekarang ini..?
Atau untuk saudara-saudara dan orang lain yang membutuhkan?

Bayangkan makhluk kecil saja sanggup melakukan hal itu, sementara kita diciptakan sebagai makhluk paling sempurna dan diberkati dengan pikiran brilian, mengapa tidak bisa…

[QS Al 'Ankabuut 29: 60] Dan berapa banyak binatang yang tidak (dapat) membawa (mengurus) rezkinya sendiri. Allah-lah yang memberi rezki kepadanya dan kepadamu dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui

_/\_ ♡ maaf lahir dan bathin.. 

Rabu, 13 Februari 2013

♥ Kasih Sayang..

♥ Kasih Sayang..
Ia selalu sabar dan baik hati..
Ia selalu memaafkan..
Ia pemberi dan tak harap balasan..
Ia tak pernah cemburu..
Ia tak pernah sombong dan angkuh..
Ia tak pernah kasar dan egois..
Ia tak pernah tersinggung dan tak pernah marah..
Ia tak pernah menikmati kesalahan orang lain, tetapi ia bersuka cita dengan kebenaran..
Ia percaya, berharap dan bertahan apapun yang terjadi..
Ia tak pernah kenal waktu, tak setahun sekali, sebulan sekali ataupun seminggu sekali, tapi ‘SELALU’

Sungguh, bahkan alampun mengerti benar akan makna berkasih sayang…
Lihatlah matahari, yang tak pernah lelah memberikan sinarnya..
Lihatlah langit, yang menurunkan hujan untuk penghidupan setiap mahluk..
Lihatlah bumi , sebagai tempat berpijak setiap mahluk..

[QS Al An-aam 6: 12] Katakanlah: "Kepunyaan siapakah apa yang ada di langit dan di bumi." Katakanlah: "Kepunyaan Allah." Dia telah menetapkan atas Diri-Nya kasih sayang. Dia sungguh akan menghimpun kamu pada hari kiamat yang tidak ada keraguan padanya. Orang-orang yang meragukan dirinya mereka itu tidak beriman

Cinta-lah hanya kepada Allah saja, karena hanya DIA yg patut dicinta.
Dan berkasih sayanglah kepada sesama mahluk, karena dengan jalan itulah kita bisa di cinta oleh-NYA...
_/\_ ♡

Jumat, 08 Februari 2013

♥ Universitas Kehidupan

 

Jika semua yang kita kehendaki terus kita MILIKI, 
Darimana kita belajar IKHLAS…

[53: 24-25] Atau apakah manusia akan mendapat segala yang dicita-citakannya?
(Tidak), maka hanya bagi Allah kehidupan akhirat dan kehidupan dunia

Seorang yang taat pada Tuhan, bukan berarti tidak ada kekurangan…
[2: 155] Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar
[20: 131] Dan janganlah kamu tujukan kedua matamu kepada apa yang telah Kami berikan kepada golongan-golongan dari mereka, sebagai bunga kehidupan dunia untuk Kami cobai mereka dengannya. Dan karunia Tuhan kamu adalah lebih baik dan lebih kekal.

Seorang yang tekun berdoa bukan berarti tidak ada masa sulit…
[94 : 1-6] Bukankah Kami telah melapangkan untukmu dadamu? Dan Kami telah menghilangkan daripadamu bebanmu.. Yang memberatkan punggungmu..
Dan Kami tinggikan bagimu sebutan (nama)mu.. Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.. Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan .

Biarlah Tuhan yang berdaulat sepenuhnya atas hidup kita, karena DIA tahu yang terbaik untuk kita…
[10: 109] Dan ikutilah apa yang diwahyukan kepadamu, dan bersabarlah hingga Allah memberi keputusan dan Dia adalah Hakim yang sebaik-baiknya
[17: 25] Tuhanmu lebih mengetahui apa yang ada dalam hatimu; jika kamu orang-orang yang baik, maka sesungguhnya Dia Maha Pengampun bagi orang-orang yang bertaubat.

Ketika kerjamu tidak dihargai, maka saat itu kamu sedang belajar tentang KETULUSAN..

Ketika usahamu di nilai tidak penting, maka saat itu kamu sedang belajar tentang KEIKHLASAN..

Ketika hatimu terluka sangat dalam, maka saat itu kamu sedang belajar MEMAAFKAN...
[7: 199] Jadilah engkau pema'af dan suruhlah orang mengerjakan yang ma'ruf, serta berpalinglah dari pada orang-orang yang bodoh

Ketika kamu lelah dan kecewa, maka saat itu kamu sedang belajar tentang KESUNGGUHAN..
[2: 207] Dan di antara manusia ada orang yang mengorbankan dirinya karena mencari keridhaan Allah; dan Allah Maha Penyantun kepada hamba-hamba-Nya.
[29: 69] Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) Kami, benar- benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik

Ketika kamu merasa sepi dan sedih, maka saat itu kamu sedang belajar tentang KETANGGUHAN…
[12 : 86] Ya'qub menjawab: "Sesungguhnya hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku, dan aku mengetahui dari Allah apa yang kamu tiada mengetahuinya."

Ketika kamu harus membayar biaya yang sebenanya tidak perlu kamu tanggung, maka saat itu kamu belajar tentang KEMURAHAN HATI…
[2: 274] Orang-orang yang menafkahkan hartanya di malam dan di siang hari secara tersembunyi dan terang-terangan, maka mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.

♥ Tetap Sabar
♥ Tetap Semangat
♥ Tetap Tersenyum

Karena kamu sedang menimba ilmu di UNIVERSITAS KEHIDUPAN..
[15 : 99] ..dan sembahlah Tuhanmu sampai datang kepadamu yang diyakini (ajal).

_/\_ ♡ Salam Maaf Lahir dan Bathin
Terimakasih Kang Amin

Senin, 04 Februari 2013

Tas dari Tuhan


Setelah istirahat semalam, kini aku bangun dengan kekuatan baru. 
Kembali ku gendong tas di pundakku..
Tas ini selalu membebaniku, tas ini berisi :

* PEKERJAAN

* KELUARGA

* PELAYANAN

Memang tas ini setiap hari terasa berat bagiku dan pagi ini saat ku berdoa sebelum memulai aktifitas berkata dalam hatiku,

"Letakkan dahulu tas mu", suara hatiku berkata..

"Mana bisa ku letakkan tas ku ini, semua sudah kewajibanku menanggungnya" jawabku..

"Memang semua isi tas itu adalah tugasmu, namun percayalah letakkan dahulu tasmu..", suara hati meyakinkanku, lalu suara itu kembali berkata,

"Bahan tas yang engkau pakai sekarang adalah 'KETERPAKSAAN' sebagai rutinitas sehingga engkau merasa berat.
Serahkan pada-Nya dan aku akan mengganti tas-mu dengan bahan 'KASIH SAYANG" sehingga bebanmu pun akan menjadi ringan"

Aku menerima tas baruku, lalu memindahkan semua isi tas lamaku ke dalam tas yang baru, yang berbahan KASIH SAYANG itu..

Aku mencoba mengangkatnya. Ternyata benar..!! Tas itu kini terasa ringan dan sungguh nyaman di pundakku.

"Terima kasih Ya Tuhan. Aku sungguh mengasihi-Mu. Terima kasih untuk pelajaran-Mu hari ini"

Pagi ini aku mau memulai hari dengan senyuman..
Istirahatku sudah cukup. Dan aku siap untuk menghadapi tantangan hari ini, dengan penuh keyakinan kepada-Nya..

_/\_ ♡
fr : kang erl...

Selasa, 29 Januari 2013

Belajar dari Kaca Spion


♥ Alasan mengapa kaca spion jauh lebih kecil dan kaca depan begitu besar; 
karena tujuan kita kedepan jauh lebih penting dari apa yang telah kita tinggalkan

"Dan sesungguhnya akhir itu lebih baik bagimu daripada permulaan" [QS 93: 4]
_/\_ ♡

Rabu, 05 Desember 2012

Bumi Langit Mengabdi



Wahai Diri,

Takkan pernah ada kekasih yang tak dicari oleh kekasihnya…
Jika cinta kepada Allah telah sepenuhnya ada di hatimu, tak diragukan lagi, Allah akan menaruh cinta kepadamu

Kebijaksanaan ilahi adalah takdir dan suratan nasib yang membuat kita saling mencintai satu sama lain
Karena takdir itulah, setiap bagian di dunia ini bertemu dengan pasangannya..

Langit memayungi bumi, layak seorang suami yang menafkahi istrinya..
Dan bumipun sibuk dengan urusan rumah tangga, ia melahirkan dan menyusui segala yang telah ia lahirkan..

Tak ubahnya  Bumi dan langit dikaruniai kecerdasan karena mereka melaksanakan pekerjaan mahluk yang memiliki kecerdasan...
Tanpa bumi, akankah pohon dan bunga bisa berkembang?
Sementara tanpa langit, akankah air bisa tersediakan?
Sebagaimana Allah memberikan hasrat pada laki-laki dan perempuan sehingga dunia menjadi terpelihara oleh kesatuan mereka…

Siang dan malam nampak bermusuhan, namun keduanya mengabdi pada satu tujuan...
PENGABDIAN KEPADA ALLAH...

Tanpa malam, alam manusia tidak akan punya penghasilan sehingga tidak ada yang akan dibelanjakan diwaktu siang…
Itu semua kuasa Allah yang Maha Kuasa. Dialah Allah yang Maha Mengatur segalanya..

Lalu kenapa kamu masih mencari-cari alasan untuk tidak taat kepada Allah, sedang kamu tahu DIA-lah yang menciptakan kamu…

Manusia berulang-ulang selalu beralasan “saya bukan malaikat yang sangat taat”, sedang anak kecilpun tahu kalau manusia bukan malaikat..

Mencari alasan untuk membangkang, mencari alasan untuk menjauhi kebenaran, mencari alasan untuk tidak bersujud padaNya, itukah dirimu?

Bertaubatlah, sebelum taubatmu tak berarti lagi, sungguh kematian akan mengambilmu kapan saja DIA mau….

_/\_salam maaf lahir dan bathin…

Senin, 12 November 2012

Buah dan Akar


Terkadang kita melihat suatu masalah hanya "buah" nya saja tanpa memperhatikan "akar"nya...

Korupsi adalah "buah"
Perceraian adalah "buah"
Pelacuran adalah "buah"
Tawuran adalah "buah"
Perampokan adalah "buah"
Penipuan adalah "buah"
Kebodohan adalah "buah"

Apa akarnya..?

Satu hal : KASIH SAYANG..!

QS 6: 12
"Katakanlah; Kepunyaan siapakah apa yang ada dilangit dan dibumi ? Katakanlah: "Kepunyaan Allah." Dia telah menetapkan atas Diri-Nya kasih sayang...."

Tanpa "akar" Kasih Sayang "buah" nya akan selalu busuk.

Krisis Kasih Sayang sedang melanda keluarga kita dan Indonesia. Waspadalah..!

QS 19: 96
"Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, kelak Allah Yang Maha Pemurah[911] akan menanamkan dalam (hati) mereka rasa kasih sayang."

Sudahkah berkasih sayang hari ini?

_/\_ salam kasih sayang
Mohon maaf lahir dan bathin...

thank's kang Abu...

Senin, 15 Oktober 2012

Kala Mendapati Kebaikan dan Keburukan


Kala Mendapati Kebaikan dan Keburukan.

"Dibalik keburukan seseorang, sadarilah kebaikannya. Di sebalik kebaikan seseorang, maklumilah kekurangannya"

Adalah fitrah bagi jiwa tuk cenderung pada kebaikan. Pun fitrah bagi jiwa tuk abai pada keburukan.
Maka yang baik, pastilah kita dekati. Begitupun apa yang buruk, jelas lah kita jauhi...
ini jelas!, tak perlu jadi soal...

Yang menantang, sungguh bukan membedakan keduanya, melainkan sebab ia tak pernah benar-benar bisa terpisahkan..
Siapakah dia yang memiliki berjuta kebaikan, dengan tak satupun keburukan?
Siapakah pula dia yang memelihara beragam keburukan, dengan tak satupun kebaikan?

Bukankah setiap diri dihargai, semata sebab Tuhan tutupi banyaknya aib ini?
Terbukti setitik saja, segeralah runtuh kemulian ini..

Maka demikianlah memang kita diajarkan, yakni untuk adil, seadil-adilnya..
Bahwa kala mencermati keburukan seseorang, janganlah keterlaluan, sebab barangkali masih tersisa kebaikannya...
Begitupun kala menikmati kebaikan seseorang, janganlah berlebihan, hingga menganggapnya sempurna, lalu sulitlah memaklumi kekurangannya kala tampak....

"Tidak ada doa mereka selain ucapan: "Ya Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami dan tindakan-tindakan kami yang berlebih-lebihan dalam urusan kami dan tetapkanlah pendirian kami, dan tolonglah kami terhadap kaum yang kafir." (QS 3:147)

Tetaplah yakin pada seseorang yang sedang berkubang dengan keburukan. Moga kebaikan yang masih tersisa. Mengembalikannya ke jalan yang lurus.
Tetaplah pula maklum pada seseorang yang sedang terkuak keburukannya, sedang ia berada dalam banyak kebaikan, sebab bisa jadi Tuhan hendak menyempurnakan kebaikannya.

"(Yaitu) orang-orang yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan keji yang selain dari kesalahan-kesalahan kecil. Sesungguhnya Tuhanmu maha luas ampunanNya. Dan Dia lebih mengetahui (tentang keadaan)mu ketika Dia menjadikan kamu dari tanah dan ketika kamu masih janin dalam perut ibumu; maka janganlah kamu mengatakan dirimu suci. Dialah yang paling mengetahui tentang orang yang bertakwa" (QS 53: 32)

_/\_ salam maaf lahir bathin
sungkem maturnuwun pak Teddi...

Senin, 08 Oktober 2012

Persepsi Manusia


Salamun’alaykum…
Bismillahirahmanirrahiim…

PERSEPSI  MANUSIA

Jangan melihat pada ekspresi-ekspresi wajah...
Jangan dengarkan apa yang dikatakan lidah…
Jangan biarkan air mata menghanyutkanmu…
Itu semua hanya produk dari kulit luar manusia saja, yang selalu berubah setiap harinya…
Tapi lihatlah pada apa yang ada dibalik itu..

Bukan pula pada hatinya, karena hati selalu berfluktuasi…
Bukan pula pada pikirannya, karena pikiran selalu mengubah sudut pandang kapanpun, perspektifnya berubah..
Apalagi pikiran itu bisa saja menerima suatu keadaan sekarang yang dulunya ia tolak.
Bahkan para ilmuwan pun mengubah teori mereka.

Tidak anakku !
Jika kamu ingin memahami manusia, maka lihatlah tindakannya saat ia memiliki kebebasan untuk memilih.
Hanya pada saat itulah kamu akan sangat terkejut…

Ketika melihat ada seorang ahli ibadah yang melacurkan diri, dan seoran pelacur yang justru beribadah !
Kamu juga bisa menemukan seorang ahli fisika meminum racun,
Dan kamu bisa terkaget-kaget karena menemukan seorang teman yang menikam mu dari belakang sedangkan musuhmu justru menyelamatkanmu !

Kamu pun mungkin akan melihat seorang pelayan yang bertindak semulia majikan, dan seorang majikan yang berbuat serendah perbuatan pelayan yang terburuk !
Kamu mungkin pula akan melihat para Raja mengambil suap, dan para Pengemis memberikan sedekah !

Lihatlah hakekat manusia disaat dia tidak punya rasa takut yang dapat menghentikannya, disaat kewaspadaannya tertidur ; hawa nafsunya terpuaskan, dan semua penghalang telah dirobohkan.

Hanya pada saat itulah kamu bisa melihat realitas dari manusia;
apakah dia berjalan dengan empat kaki seperti binatang,
atau justru ia terbang seperti malaikat,
atau ia merayap bagaikan seekor ular,
atau bahkan memakan lumpur seumpama cacing tanah !

-Jalaluddin Rumi-
_/\_ salam maaf lahir dan bathin